Selasa, 29 Desember 2015

Angkutan Barang Jangan Mahal-mahal Pasang Tarif

Mobil bak terbuka dibutuhkan sekali oleh mahasiswa yang pindahan. Mahasiswa khususnya yang perempuan, atau kerap disebut mahasiswi, memiliki barang yang jumlahnya empat kali lebih banyak dari pelajar laki-laki. Kalau tidak punya kendaraan pribadi maka seorang mahasiswi harus menggunakan jasa angkut barang saat pindahan.
            Kesempatan ini digunakan oleh sebagian orang untuk membuka jasa angkut. Mobil bak terbuka dipampang di pinggir jalan beserta papan nomor telepon yang bisa dihubungi. Orang yang membutuhkan jasa angkut dapat menghubungi nomor telepon tersebut.
            Tidak ada standar baku tentang tarif jasa angkut ini. Maka harga yang dipakai adalah harga hasil kesepakatan antara pemilik jasa dengan konsumen. Bila konsumen tidak pandai-pandai membandingkan dengan jasa angkut yang lain maka harga yang dikenakan bisa saja lebih tinggi dari biasa.
            Banyak jasa angkut yang jujur tetapi ada saja jasa angkut yang dengan bangga menaikkan tarif dalam kesepakatannya. Sebagian konsumen juga merasa kantongnya cukup tebal untuk membayar harga kesepakatan tersebut.


            Tapi tidak mengapa, semakin banyak orang jujur di negeri ini. Semakin banyak pula pengguna jasa angkut yang cerdas menawar. Konsumen semakin jujur maka pemilik jasa angkut juga tidak perlu memasang penawaran tarif terlalu tinggi. 

Jaga Kondisi Tubuh Guys!

Musim udah nggak bisa ditebak. Kadang panas kadang hujan. Kalau pas panas rasanya panas banget. Kalau pas adem rasanya juga adem banget. Orang bilang ini musim hujan, padahal dari kemarin kaga ada hujan. Kalau bilang musim kemarau, tau-tau ada hujan. Memang kondisi cuaca tidak bisa mudah begitu aja diperkirakan.
            Cuaca yang tidak tentu kadang ngaruh ke kondisi badan. Bagi anda yang suka beraktifitas di luar tentu kondisi cuaca amat mempengaruhi produktifitas. Badan jadi mudah sakit kalau nggak siap. Sakitnya bisa macem-macem. Bisa drop demam, flu, batuk, dan masuk angin. Badan juga jadi lesu kalau ga siap pada kondisi cuaca tertentu.
            Kalau sudah begini kita aja deh yang nyiapin badan. Biar ga mudah sakit, maka kita siapin tubuh biar tetep bugar. Pertama, olahraga yang cukup biar banyak keringat keluar. Badan jadi seger. Lalu makan makanan yang bergizi: banyakin sayur dan buah. Ketiga, kalau sempat ke apotik ya beli multivitamin deh. Hehe.


            Semoga tips itu semua bermanfaat bagi kita. Amin..

Sabtu, 19 Desember 2015

Ini Beda Single dan jomblo


Yjurnal - Yogyakarta, ini nih bedanya Single ma Jomblo versi Redaksi Yjurnal. Guyonan tapi cukup untuk menjelaskan setiap status yang terucapkan. Kepada yang ga jomblo, selamat ya dan pertahankan hubungan. Kepada yang jomblo ya jangan menyerah mencari tambatan hati. Tuhan Besertamu! Tetep semangat ya..

Kamis, 10 Desember 2015

Selamat Ulang Tahun Stube-HEMAT Indonesia!

10 Desember 1994 adalah hari Stube didirikan di Indonesia. Stube adalah lembaga pendampingan mahasiswa yang memperkuat karakter dan keterampilan mahasiswa agar kelak mau kembali ke daerahnya.

10 Desember 2015, Stube genap 21 tahun berkarya di Indonesia. Semakin banyak saja mahasiswa dan kaum muda yang belajar dan menempuh ilmu serta berlatih di Stube. 

Dalam berkarya tentu saja Stube mengalami banyak tantangan. Namun, berkah dari Sang Pencipta senantiasa menguatkan pelayanan Stube sehingga mampu bertahan dan berkembang seperti sekarang ini.

Demikian ucapan selamat. Segenap Staf dan fungsionaris YJurnal mengucapkan selamat ulang tahun. Kiranya pelayanan Stube semakin luas dan bermanfaat. Amin..

Hak Azasi Manusia: Ingat Kembali Kita Masih Punya Mimpi

Ingat HAM ingat aktifis kawakan pejuang HAM yaitu Munir! Beliau memperjuangkan hak-hak orang-orang yang terampas. Dedikasi tinggi menyebabkan dirinya mengalami banyak intimidasi. Sampai akhirnya wafat dalam sebuah penerbangan ke Belanda. 

10 Desember diperingati sebagai Hari Hak Azasi Manusia. Hak untuk berpendapat, untuk hidup, dan untuk beragama. Ketiga hak ini menjadi wilayah cakupan dari perjuangan HAM.

Baru-baru ini kita mengenal suatu hak dasar yang lain. Hak untuk mendapatkan pendidikan dan kesehatan. Pendidikan menjamin seseorang untuk mendapat masa depan, penghidupan yang layak, dan perlakuan yang bijak.

Kesehatan dijamin oleh Negara dan kesehatan menjadi kebutuhan penting dalam kehidupan manusia. Tanpa jaminan pelayanan kesehatan maka orang akan terkatung-katung saat akan dilayani di fasilitas kesehatan.

Dijaminnya kesehatan dan pendidikan menyebabkan seseorang yakin akan cita-cita dan mimpinya. Maka sekarang kita perjuangkan kesehatan dan pendidikan yang layak bagi semua warga negara agar mereka masih mengingat hal-hal penting berupa mimpi yang masih bisa diraih.

Minggu, 06 Desember 2015

Jangan Berprasangka Buruk dulu

Seorang penulis menyatakan "seek first to understand then to be understood". Baiklah kita mengerti suatu hal terlebih dahulu sebelum kemudian memahami dan memberi komentar.

Pagi-pagi benar, Benji, seorang muda berbakat, terbangun dari tidurnya. Setelah membersihkan kamar tidurnya dan berdoa, ia bergegas untuk mandi dan merasakan kesegaran di pagi hari. Tidak beberapa lama ia menyadari bahwa telepon genggam miliknya tidak terlihat sejak semalam. "oh...semalam kutinggal di kamar mandi," gumam Benji.

Setelah ia melihat kamar mandi, kosong. Tidak ada hape tergeletak. Kemana ya? Benji mencari ke sana-sini. Tidak dapat. Maka ia sudah berpikir-pikir seseorang telah mengambilnya. Ia pikir seseorang telah memindahkan hpnya dari kamar mandi.

Mas Kobalt, teman satu kos, terbangun. Kemudian ia dimintai tolong oleh Benci untuk miscol. Panggilan nyambung. Lalu Benji mencari. Hape tidak berbunyi karena hanya getar. Mas Kobalt ikut mencari. Benji masuk kamar kalau-kalau hape nyangkut di kolong dipan. Tidak ada.

setelah mencari dan membolak-balikkan pakaian, ternyata hape ada di bawah ranjang pakaian. Benji sudah berburuk sangka.

Penduduk Yang Tak Sadar Lingkungan

Kadang memang maksud baik tak selalu terkomunikasi dengan baik. Gaya bahasa kita belum tentu mewakili perasaan dan pemikiran kita. Maksud kita baik tapi orang bisa menanggapi beragam. Menyebalkan memang kalau sudah seperti ini.

Lain lagi ceritanya ketika pikiran kita sudah bisa terkomunikasi melalui ucapan dan tindakan. Lega rasanya. Namun, Apakah itu cukup untuk membuat orang lain memahami pikiran kita?

Tidak juga. Orang lain belum tentu memahami maksud dan harapan kita. Misalnya pada saat melakukan hal-hal baik, kita bisa dicurigai. Kita menanam pohon di hutan, di pantai, juga bisa ditegur.

Contoh kecil misalnya orang-orang yang menanam pohon cemara di pantai. Penduduk yang tidak sadar pentingnya penghijauan akan lebih memilih membangun lapak atau kepentingan lain ketimbang menanam pohon. Kita yang datang dengan kesadaran lingkungan tinggi akan tunduk malu dan tidak jadi menanam pohon. 

Kadang juga mungkin kita akan katakan penduduk itu tidak sadar lingkungan. Tapi tunggu dulu. Mereka mungkin belum sadar pentingnya lingkungan itu. maka sekarang. Kitalah yang seharusnya membuat mereka sadar bahwa lingkungan yang terjaga itu penting.