Kamis, 05 November 2015

Berdiri Antara Hitam Dan Putih

Memihak pada dasarnya akan menguntungkan. Keberpihakan berarti memberi kontribusi. Bagaimana mungkin kita berkontribusi bila tidak memiliki keberpihakan? Tentu akan sangat susah sekali.

Siapa saja pihak kita? Pihak kita adalah orang-orang yang memang perlu dibela haknya. Mereka yang lemah, sepi, tak berdaya. Keberpihakan adalah untuk semua baik miskin maupun kaya.

Kiranya menjadi perhatian untuk kita. Amin.

Senin, 02 November 2015

Meretas Keuntungan Dalam Edaran KAPOLRI Tentang Hate Speech

Surat itu sudah ditandatangani oleh bapak KAPOLRI pada 8 Oktober 2015 dengan nomor SE/06/X/2015. Isinya adalah tindakan dan perbuatan yang bisa ditindak oleh polisi seperti:
Penghinaan, Pencemaran nama baik, Penistaan, Perbuatan tidak menyenangkan, Memprovokasi, Menghasut, 
Menyebarkan berita bohong dan semua tindakan di atas memiliki tujuan atau bisa berdampak pada tindak diskriminasi, kekerasan, penghilangan nyawa, dan atau konflik sosial”.

kegiatan yang melanggar aturan dalam edaran itu adalah menghasut dan menyulut kebencian terhadap individu dan atau kelompok masyarakat dalam berbagai komunitas yang dibedakan dari aspek:
1. Suku,
2. Agama,
3. Aliran keagamaan, 
4. Keyakinan atau kepercayaan, 
5. Ras, 
6. Antargolongan, 
7. Warna kulit, 
8. Etnis,
9. Gender, 
10. Kaum difabel,
11. Orientasi seksual.


media yang digunakan dalam mengungkapkan hate speech itu seperti:
1. Dalam orasi kegiatan kampanye,
2. Spanduk atau banner,
3. Jejaring media sosial, 
4. Penyampaian pendapat di muka umum (demonstrasi), 
5. Ceramah keagamaan, 
6. Media massa cetak atau elektronik, 
7. Pamflet.

Demikian kiranya saudara-saudara berhati-hati dalam menggunakan media. Kalau tidak suka ya diungkapkan saja dengan bahasa positif. Percayalah bahwa setiap orang punya sisi personal yang bisa diajak bicara baik-baik dari hati ke hati. hehe..

Kamis, 29 Oktober 2015

Feminitas Dan Maskulinitas

Ilustrasi: Seorang bapak menarik gerobak yang berisi pakan ternak.
gerobak itu pula didorong oleh seorang lain untuk membantu
meringankan beban yang dikandung oleh materi gerobak.
Gambar karya mas Ignatius Ganjar Tri Hantoro. 
(Catatan Awal Untuk Mengantar pada Bulan November sebagai Bulan Kesetaraan. Bersumber dari Dokumen pengantar Stube-HEMAT Yogyakarta kepada Femininity and Maskulinity Training November - Desember 2015)

Telapak lembut seorang wanita, simbol ketulusan dan cinta.
Sumber: Seorang mahasiswi di Yogyakarta
Ada banyak keterhubungan yang dekat antara budaya, pendidikan, sikap pembelajar, perilaku, dan kebiasaan. Faktor-faktor ini bisa memperbaiki dan meningkatkan kualitas dan profesionalitas seseorang. Karena teknologi sudah berkembang, budaya juga berubah lebih fleksibel, termasuk konsep maskulinitas dan feminitas.

Di Indonesia, konsep gender sudah berubah karena faktor ekonomi, globalisasi, dan teknologi. Di Indonesia, maskulinitas dan femininitas ada di tingkat yang sama, sementara wanita memiliki hak, kesempatan, dan orientasi yang sama dengan laki-laki dalam semua aspek, termasuk jabatan/kedudukan, menyampaikan pendapat dan banyak hal lainnya. Pertumbuhan kekuatan perempuan dan globalisasi merupakan faktor utama dalam perubahan peran perempuan.

Keakraban dua sahabat: simbol dari tiada perbedaan hak dan 
kewajiban di antara keduanya. Kesetaraan yang dipupuk sejak 
dini. Gambar: Frans Wohangara (Mahasiswa Matematika 
dan Aktifis dari Stube-HEMAT Yogyakarta)
Meski maskulinitas dan femininitas di Indonesia ada di level yang sama, laki-laki dalam beberapa hal masih punya lebih banyak kekuasaan. Dalam diskusi, anak laki-laki cenderung menjadi ketua kelompok dan lebih berani menyatakan pendapat, sedangkan anak-anak perempuan biasanya menjadi anggota saja dan cenderung diam, atau isu gender menjadi masalah dalam promosi jabatan di masyarakat atau organisasi.

Stube-HEMAT Yogyakarta mengemas ide dan konsep ini kemudian menuangkan dalam bentuk pelatihan yang akan diselenggarakan pada November-Desember 2015.



Pelatihan itu bertujuan:
1) Peserta mendapat informasi yang benar mengenai maskulinitas dan femininitas dalam pemahaman gender dan kemudian menganalisa dalam konteks Indonesia untuk mengurangi resistensi
2) Peserta mampu mempromosikan isu kesetaraan laki-laki dan perempuan dalam setiap aspek
3) Peserta mendapat informasi yang baik tentang kasus pesetaraan gender baik Nasional dan Internasional.

Rabu, 28 Oktober 2015

Selamat Memperingati Sumpah Pemuda

Pemuda Indonesia

Tanah, Air, Udara, Satu Indonesia!
Berbangsa Satu Bangsa Indonesia!
Bahasa Indonesia mempersatukan ragam dan kekayaan bahasa daerah Indonesia!

Kamis, 17 September 2015

Dibutuhkan Tenaga Kependetaan

Mencari tenaga kependetaan memang gampang-gampang susah. Beberapa gereja merasakan itu. salah satunya adalah GKSBS yang hari-hari ini membutuhkan beberapa tenaga kependetaan.

GKSBS Musi Rawas Lubuk Linggau sedang mencari tenaga kependetaan. Kebutuhan tenaga memang meningkat dari tahun ke tahun. 

Bila ada lulusan teologi yang terpanggil melayani di GKSBS Musi Rawas, silahkan langsung saja melakukan pembicaraan dengan majelis gereja setempat. 

Kearifan Lokal Nglanggeran Gunung Api Purba DIY

Video berdurasi 30 detik, salah satu kearifan lokal Masyarakat Jogjakarta dalam upaya kami menjaga alam. Mohon doa restu dan dukungan, kami mewakili Yogyakarta dalam kegiatan Hilo Green Leader 2015. Jika berkenan dan mendukung kegiatan melindungi alam kita bantu like dan share ya video ini.

Matur suwun... 
Salam Lestari...

Ujung Timur Jawa Menjerit: Catatan LSM Satu Hati

Seruan ini datang dari seorang aktifis di Banyuwangi, Jawa timur. Dialah Rizki Andika, seorang yang aktif memberdayakan warga melalui program pendidikan dan lingkungan.

saat ini ia aktif sebagai koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat Satu Hati - Suatu LSM yang berada di Kecamatan Muncar dan aktif pada kegiatan advokasi pesisir.


dalam pesan singkatnya ia mengatakan," Dulur saya minta Tolong kunjungi, di tonton, di like, di komentari dan disebar luaskan ya. Bantu kami memperjuangkan gerakan kami.

Rizki Andika



mohon kiranya teman-teman melihat dan ikut andil dalam gerakan mas kiki ini. demikian.